Tradisi Unik Pesta Pernikahan di Negara Maju

Tradisi Unik Pesta Pernikahan di Negara Maju

Merayakan pernikahan dengan suatu tradisi sudah lumrah bagi masyarakat Indonesia. Tengok saja pernikahan adat Jawa dengan malam “midodareni”. Dan adat Sunda dengan ritual “saweran”.

Tradisi Unik Pesta Pernikahan di Negara Maju

Pernikahan dengan ritual tertentu ternyata juga dimiliki negara-negara lain lho! Seperti tradisi unik pesta pernikahan di negara maju berikut ini!

Minum Sake bersama

Di Jepang, pasangan pengantin dan keluarga besarnya wajib melakukan acara minum sake bersama setelah upacara pernikahan. Tradisi minum sake bersama ini merupakan lambang perwujudan telah bersatunya pasangan kekasih sebagai suami istri. Khusus untuk mempelai wanita, mereka diwajibkan menggunakan riasan wajah yang tebal dan tudung yang menutupi kepalanya.

Riasan tersebut mengandung makna kesiapan calon mempelai wanita untuk mengabdi kepada suami dan juga turut melayani keluarga suaminya. Sedangkan tudung kepala melambangkan kepatuhan dan kelembutan sebagai istri dan tidak boleh menunjukkan kecemburuan terhadap ibu mertuanya.

Berdansa dengan Mempelai Wanita

Pasangan pengantin di Polandia juga memiliki tradisi tak kalah unik. Dimana setiap tamu undangan dipersilahkan berdansa dengan mempelai wanita. Asalkan ada syarat tertentu! Setelah mempelai wanita berdansa dengan ayahnya, maka salah seorang saudaranya akan mengedarkan kain kepada tamu undangan.

Dan yang berkesempatan berdansa dengan mempelai wanita, hanya tamu yang mengulurkan sejumlah uang pada kain tersebut. Selanjutnya, mempelai pria boleh menjadi pasangan dansa mempelai wanita dengan syarat memberikan dompetnya yang berisikan sejumlah uang. Tetapi uang tersebut harus melebihi pemberian para tamu undangan tadi.

Pohon berpita dan Cangkang Telur

Masyarakat Ceko juga memiliki tradisi unik dalam merayakan pernikahan. Sebelum upacara pernikahan, keluarga calon mempelai wanita akan menghiasi salah satu pohon dirumahnya dengan pita warna-warni dan menancapkan cangkang telur kosong pada ujung dahan atau daun.

Konon, tradisi tersebut melambangkan usia hidup sang mempelai wanita selama masa pernikahan. Tradisi unik lainnya pun juga harus dilakukan yaitu menaruh seorang bayi di kamar pengantin sebelum upacara pemberkatan dilakukan. Tradisi tersebut bertujuan agar kedua mempelai segera mendapat keturunan.

Menyiram Mempelai Wanita

Bila ada tradisi unik yang cukup menjijikkan mungkin ini hanya terjadi di Skotlandia yaitu menyiram mempelai wanita dengan cairan berbau amis dan busuk seperti telur, susu basi dan saus tomat. Sebelumnya, calon mempelai wanita dan pria diwajibkan memakan hidangan olahan daging yang berasal dari isi perut domba.

Tradisi menyirami dan memakan hidangan isi perut domba ini bertujuan agar kedua mempelai terlindung dari pengaruh buruk atau jahat.

Memecahkan Porselen

Porselen bagus dan mahal mungkin tidak berlaku bagi masyarakat Jerman. Sebab, mereka memiliki tradisi khusus dalam merayakan pernikahan yaitu malam pemecahan porselen atau disebut Polterabend. Ritual memecahkan porselen ini dilaksanakan sehari sebelum pernikahan dengan tujuan mendatangkan keberuntungan untuk calon pengantin.

Setiap orang memiliki cara tersendiri dalam merayakan pesta pernikahannya. Salah satunya adalah dengan menjalankan tradisi atau adat istiadat setempat. Begitu pula dengan tradisi unik yang telah kita kenal dalam perayaan pernikahan suku tertentu di Indonesia.

Takjubnya lagi, ternyata ada juga tradisi unik pesta pernikahan di negara maju seperti yang dipaparkan diatas tadi.

 

Tradisi Unik Pesta Pernikahan di Negara Maju

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *