Dedi Yudianto Mencoba Fitur Stories Linkedin Mirip Instagram

Stories Linkedin

Beberapa waktu yang lalu, linkedin mengumumkan untuk menghadirkan sebuah fitur terbaru di dalam aplikasinya. Linkedin dilaporkan tengah melakukan uji coba fitur stories yang mirip dengan instagram dan Ir Dedi Yudianto pun mencobanya.

Jejaring sosial berorientasi bisnis ini menggunakan stories sebagai cara yang lebih ringan dan kasual untuk berkomunikasi dengan para penggunanya di seluruh dunia.

Linkedin ini sendiri adalah sebuah situs web yang merupakan perpaduan antara resume interaktif dan bursa kerja perguruan tinggi. Para pengguna Linkedin ini pun dapat saling berinteraksi dimanapun mereka berada.

Sebagai contoh, perusahaan dapat menggunakan Sories untuk berbagi momen penting dari acara kerja atau tips dan trik yang membantu orang bekerja lebih baik.

Sebenarnya, Fitur stories pertama kali diperkenalkan oleh Snapchat di tahun 2013 lalu, sebelum akhirnya Instagram meniru gagasan itu. Aplikasi lain seperti Facebook, WhatsApp, dan Youtube juga kini memiliki fitur stories di platformnya.

Secara teknis, fitur ini bukan yang pertama di LinkedIn, di tahun 2018, perusahaan menguji fitur serupa yang diberi nama ‘student voices; yang membantu mahasiswa untuk mengunggah video ke ‘campus playlist’.

Akan tetapi, fitur student voixe tersebut terbatas, hanya dapat digunakan mahasiswa dan yang diunggah hanya video tanpa fitur yang ditawarkan. Diperkirakan fitur stories LinkedIn akan menjadi layanan yang lebih luas lagi ke depannya.

Tentu saja, peluncuran Stories di linkedin ini akan memudahkan para penggunanya untuk membuat konten-konten menarik lewat stories.

Dengan demikian, linkedin dapat membangun hubungan yang lebih mudah dan kuat dengan komunitas. Tak hanya itu, para profesional sangat membutuhkan permainan konten fitur Stories Linkedin dalam penjualan.

Tujuannya untuk meningkatkan alur kesepakatan. Konten yang baik akan menyempurnakan promosi dari suatu bisnis atau perusahaan.

Hal menarik lain yang dapat Ir Dedi Yudianto MBA sampaikan dalam Stories adalah mengenai cara membangun bisnis, kalender kegiatan dan cara memaksimalkan pekerjaan sehingga bisa menjadi sukses.

Para audiens akan menemukan nilai yang terbaik dari setiap kejadian yang Anda alami di perusahaan. Hal tersebut dapat ditiru dan membantu para audiens dalam menumbuhkan karir. Secara tidak langsung hal tersebut merupakan upaya promosi yang terbaik.

Ini Cara Mengetahui Lokasi Lewat WhatsApp Ala Dedi Yudianto

Tanggal rilis fitur Stories Linkedin belum dapat diketahui. Karena saat ini baru diuji coba secara internal. Beberapa bulan mendatang, fitur Stories ini akan diuji coba pada audiens yang lebih luas.

 

Cara Dedi Yudianto Mencoba Fitur Stories Linkedin Mirip Instagram

You May Also Like

About the Author: AchMaulidi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *