Contoh Penulisan Artikel Jurnal Pendidikan

Penulisan Artikel Jurnal Pendidikan

Pengertian jurnal adalah tulisan yang terbit berkala seperti majalah yang isinya khusus memuat artikel (karya tulis) dalam satu bidang ilmu tertentu. Jurnal pendidikan berarti majalah yang khusus memuat artikel pendidikan dan lingkupnya. Dalam penulisan artikel jurnal tidak ada aturan yang baku dan biasanya diterbitkan pedoman penulisan oleh penerbit jurnal agar dapat dimuat.

Yang paling umum dari pedoman penulisan jurnal adalah naskah diketik dengan memperhatikan aturan penggunaan tanda baca dan ejaan yang dimuat dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (terbaru) dan belum pernah dimuat/diterbitkan di media lain. Untuk isi artikel termasuk struktur dan sistematika serta persentase dari jumlah halaman mengacu pada pedoman penerbit jurnal.

Contoh Artikel Jurnal Pendidikan

Berikut contoh cara penulisan jurnal pendidikan sesuai dengan ketentuan Balitbang Kemdikbud.

1. Judul Artikel

Dalam Bahasa Indonesia (atau bahasa Inggris) spesifik, jelas, mengandung unsur kata kunci, maksimal 14 kata.

Nama lengkap penulis (tanpa gelar, pangkat atau jabatan)
lembaga atau instansi
alamat lembaga atau instansi
Alamat korespondensi (khususnya email penulis)

2. Abstrak:

Abstrak memuat tujuan penelitian, metode penelitian, dan hasil penelitian. Abstrak ditulis dalam satu paragraf, 150-200 kata tanpa acuan, catatan kaki, kutipan pustaka,singkatan/akronim, dan informasi matematis.

3. Kata kunci:

3 sampai 5 kata atau frase yang penting, spesifik, dan mencerminkan konsep yang dikandung artikel

4. Pendahuluan

Uraian dalam bagian ini terdiri atas latar belakang alasan ilmiah, fenomena aktual/sosial/kultural/ teknis, rumusan masalah dan tujuan penelitian/ kajian/reviuw yang diuraikan dalam bentuk paragraf yang runtut dan sistematis.

5. Kajian Literatur

Kajian Literatur menggunakan acuan yang kuat, tajam, mutakhir, dan relevan dengan penelitian yang dilakukan. Kajian Literatur mengemukakan hasil penelitian atau buku yang membahas subjek atau pendekatan teoritis yang sudah dilakukan oleh orang lain atau penulis sendiri. Semua konsep tersebut dipadukan menjadi sebuah kesimpulan yang bermakna yang mendukung formulasi penelitian. Sebagian besar pustaka acuan yang digunakan bersumber dari data primer yang berasal dari hasil-hasil penelitian yang diterbitkan pada jurnal/majalah ilmiah paling lama 10 tahun terakhir, kecuali pustaka acuan yang klasik (tua) yang memang dimanfaatkan sebagai bahan kajian historis.

Contoh:

Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kualitas guru berpengaruh pada peningkatan prestasi peserta didik (Robinson, 2009; Hammond, 1999). Lebih lanjut, Sanders dan Rivers (1996) menyatakan faktor paling penting yang mempengaruhi prestasi peserta didik adalah guru, dan faktor yang dapat meningkatkan prestasi peserta didik adalah guru dan yang berpengetahuan dan terampil.

6. Metode Penelitian

Metode Penelitian mengemukakan jenis penelitian, alasan sebuah metodologi digunakan, populasi sampel/subjek, tempat dan waktu, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. Penelitian kuantitatif perlu mencantumkan teknik pengujian hipotesis yang relevan.

7. Hasil Penelitian dan Pembahasan

Hasil Penelitian dan Pembahasan memuat tabulasi data hasil penelitian yang dilaksanakan sesuai dengan metode dan peubah yang digunakan. Analisis dan evaluasi terhadap data tersebut sesuai dengan formula hasil kajian teoritis yang telah dilakukan. Pembahasan hasil analisis dan evaluasi dapat menerapkan metode komparasi, penggunaan persamaan, grafik, gambar, dan tabel. Setiap tabel dan grafik harus diberi nomor dan nama dan ditempatkan sedekat mungkin dengan paragraf di mana tabel dan grafik tersebut dibahas. Interpretasi hasil analisis untuk memperoleh jawaban, nilai tambah, dan kemanfaatan yang relevan dengan permasalahan dan tujuan penelitian.

Contoh tabel:

Contoh tabel

Contoh gambar:

Contoh gambar

8. Simpulan

Simpulan merupakan hasil analisis dan pembahasan atau uji hipotesis tentang fenomena yang diteliti. Simpulan harus menjawab pertanyaan dan permasalahan penelitian. Simpulan bukan tulisan ulang dari pembahasan dan juga bukan ringkasan, melainkan penyampaian singkat dalam bentuk kalimat utuh.

9. Saran

Saran berisi rekomendasi akademik, tindak lanjut nyata, atau implikasi kebijakan atas kesimpulan yang diperoleh.

10. Pustaka Acuan

Berisi buku acuan atau daftar pustaka. Lihat contoh penulisan daftar pustaka jurnal pendidikan

 

Ilustrasi bentuk jurnal pendidikan

Ilustrasi bentuk jurnal pendidikan

Perlu dibaca juga:

 

Template Penulisan Artikel Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Balitbang Kemdikbud

Anda telah membaca artikel berjudul: "Contoh Penulisan Artikel Jurnal Pendidikan" yang telah dipublikasikan oleh: Kanal PU. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan.

Artikel pertama kali dipublikasikan pada: 20 Sep 2021

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *